Positif Mengandung Tikus, Petugas Ambil Ulang Sampel Daging Bakso

02 Desember 2017| Super Administrator| Tags: ,

Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan, Rabu (15/11/2017) siang mengambil ulang sampel daging untuk pembuatan bakso di Rumah Makan

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan, dr Meinstar Tololiu membenarkan keaslian surat Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Utara Nomor : 524/1459/dPKP-IV/X/2017 mengenai hasil uji laboratorium sampel pangan asal hewan pada Rumah Makan Bakso Malang yang positif mengandung tikus, seperti yang beredar melalui media sosial.
Hanya saja, kata dia, secara detil Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Nunukan yang mengerti persoalan tersebut.


"Iya itu dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kaltara,” ujarnya, Rabu (15/11/2017).
Pihaknya terlibat bersama sejumlah instansi untuk melakukan inspeksi mendadak ke Rumah Makan Arema Malang guna mengambil ulang sampel di rumah penggilingan bakso tersebut.

"Kami ambil sampel ulang. Kami kirim lagi ke lab," ujarnya, tanpa bersedia menjelaskan alasan pengambilan ulang sampel daging yang akan diolah menjadi bakso.
Alim Bakri, pegawai pada Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Nunukan yang terlibat pengambilan sampel, menolak memberikan keterangan.
"Mohon maaf kami belum bisa publish. Kami harus laporkan ke kadis dulu," ujarnya.
Pengambilan ulang sampel yang dilakukan di Rumah Makan Arema, Jalan TVRI, Rabu (15/11/2017) siang untuk menindaklanjuti Surat Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalimantan Utara.


Surat tertanggal 30 Oktober 2017 yang ditujukan kepada Pemilik Bakso Malang itu menyampaikan hasil uji laboratorium sampel pangan asal hewan.
Disebutkan, menindaklanjuti hasil pemeriksaan laboratorium yang telah diterbitkan oleh Kepala Balai Veteriner Banjarbaru Nomor 29005/PK.310/F.5.E/09/2017 tertanggal 29 September 2017, atas sampel-sampel pangan asal hewan yang telah dilakukan oleh petugas pada pelaku usaha produk pangan asal hewan Kabupaten Nunukan, disampaikan laporan hasil uji pada bakso.


Pada surat yang ditandatangani Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kalimantan Utara, Santiaji Pananrangi itu disebutkan, dari tiga sampel bakso masing-masing kode nomor 20, 21, 22 dengan jenis uji spesies tikus, seluruhnya dinyatakan positif.

Tinggalkan Komentar